Transfer Cryptocurrency di Facebook Messenger Menggunakan Bot

Sebuah perusahaan memberikan kemudahan kepada pengguna Facebook untuk mengirim dan menerima cryptocurrency di facebook messenger menggunakan bot secara aman – dengan tetap menjaga keamanan informasi pribadi. Lite.IM mengatakan bot nya kini mendukung 4 cryptocurrency: Bitcoin, Ethereum, Litecoin dan coin aslinya sendiri yaitu ZTX.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa hal ini “didorong oleh sebuah visi bagaimana jadinya dunia ini bila idealism awal dari revolusi cryptocurrency benar-benar terwujud” – sebuah tempat di mana semua orang dapat menikmati kebebasan finansial tanpa peduli keahlian teknis atau di belahan dunia mana mereka tinggal.

Kehadirannya dalam Facebook Messenger merupakan batu loncatan bagi Lite.IM. layanan mereka pertama kali tersedia melalui Telegram bersamaan dengan pesan singkat biasa. Zulu Republic, perusahaan di balik project Lite.IM berkata bahwa ketersediaan layanannya untuk pesan singkat sangat penting dalam memenuhi ambisi mereka, karena berarti “semua orang bahkan dengan ponsel sederhana” bisa mengatur crypto mereka, dengan atau tanpa akses internet.

Lebih cepat dari Facebook

Peluncurannya dalam Facebok Messenger berarti Lite.IM berada jauh di depan Facebook mengenai pembayaran crypto. Menuju akhir bulan lalu, Cointelegraph melaporkan sebuah rumor bahwa raksasa media sosial tersebut sedang bersiap untuk membuat sebuah cryptocurrency untuk transfer uang – ditujukan untuk pengguna Whatsapp milik Facebook.

Dalam sebuah postingan blog, tim di Lite.IM mengatakan “melalui setiap update, Lite.IM terus menjadi cryptocurrency powerhouse yang lebih ramah pengguna, membuat kami lebih dekat menuju adopsi secara luas. kami bangga bisa membawa cryptocurrency paling popular di dunia kepada total 2,5  miliar pengguna Facebook dan Telegram, ditambah lagi mereka yang tidak memiliki akses internet, kini dapat mengelola Bitcoin melalui SMS”

Baca Juga:   Saksikan: CEO Twitter Jack Dorsey Pumps Bitcoin di Podcast Joe Rogan

Tentu saja, Facebook akhir-akhir ini berada di posisi yang suram berkaitan dengan bagaimana data pribadi penggunanya dimanfaatkan. Lite.IM berkata bahwa mereka sudah melakukan tindakan untuk mengatasi kekhawatiran yang aka nada, menekankan bahwa rekaman chat tidak akan pernah disimpan oleh perusahaan. Dengan format password yang aman dan enkripsi private key yang canggih, pihak ketiga seperti Facebook tidak dapat melihat informasi sensitive apa pun yang dapat menyebabkan dana menjadi terancam.

Update akan Datang

Lite.IM menyatakan bahwa “banyak fitur-fitur baru” yang akan dirilis dalam waktu dekat, yang berarti bots akan diluncurkan pada platform-platform baru dan dengan dukungan untuk banyak cryptocurrency lainnya.

Dalam menjelaskan alasannya mengapa memilih layanan pesan sosial sebagai outlet untuk crypto, Zulu Republic berargumen bahwa platform semacam itu merupakan ke mana dunia online mengarah – dengan penggunaan, terutama generasi muda, mengalami pertumbuhan yang jauh lebih pesat dari pada perusahaan media sosial tradisional.

Perusahaan tersebut yakin bahwa memanfaatkan adopsi yang luas dari platform yang ada dapat membantu mengadopsi cryptocurrency secara keseluruhan. Tim nya berkata, dari pada membuat layanan yang baru, jangkauan lebih luas dan momentum bisa didapatkan dengan menawarkan kompatibilas dengan layanan-layanan yang sudah digunakan oleh khalayak setiap harinya. Hal ini bukan hanya menguntungkan seseorang yang memiliki utang kepada temannya sebesar $5, tapi juga bisa mengubah kehidupan mereka yang bergantung pada pengiriman uang – menawarkan jalan yang dapat dimengerti untuk menyelesaikan pengiriman uang sambil secara drastic mengurangi biaya yang harus mereka bayar untuk suatu layanan.

Lite.IM mengatakan bahwa sebuah riset menunjukkan bahwa konsumen pada umumnya hanya menggunakan sekitar Sembilan aplikasi setiap harinya, berarti sangat penting untuk berhubungan dengan mereka langsung di lingkungan di mana mereka banyak menghabiskan waktu. Project ini mengatakan bahwa hal ini juga dapat mengatasi “masalah pengalaman pengguna yang masif” yang saat ini sedang dialamii dunia crypto.

Baca Juga:   Investor Institusional Sudah Beralih ke Crypto: Haruskah Anda Takut Hilang?

Tinggalkan Balasan