Update Constantinople Akan Membunuh Penambangan Ethereum

Pasar cryptocurrency telah merusak beberapa mata uang digital, termasuk Ethereum (ETH). Sejak awal tahun dan hingga beberapa hari yang lalu, Ethereum telah kehilangan lebih dari 90 persen dari harga tertinggi. Namun, setelah beberapa minggu lalu, Ethereum berhasil kembali menjadi 3 digit (dari $81 menjadi $150).

Masa depan terlihat sangat cerah untuk Ethereum. Menurut analis cryptocurrency Alex Kruger, hardfork yang akan dilakukan Ethereum pada tahun 2019- Constantinople. Upadate tersebut akan mengurangi hadiah blok dari 3 menjadi 2 ETH pada penambangan ETH, sehingga mengurangi pasokan ETH.

Di Twitter dia menulis:

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa harga naik pada dua minggu ini, kemungkinan kerja dari Constantinople. Namun, ketika Constantinople diputuskan, ETH melonjak untuk beberapa saat, tetapi harganya terus turun untuk beberapa hari.

Kruger menjelaskan bahwa itu juga dapat dikatikan dengan fakta bahwa salah satu pendiri Ethereum, Joseph Lubin menyerukan bahwa harga cryptocurrency akan jatuh.

Dia menambahkan bahwa ada peningkatan lain di jaringan Ethereum, tetapi mereka memiliki efek yang berbeda terhadap harganya. Ini membuatnya sulit untuk memprediksi apa yang bisa terjadi di masa depan.

Selain itu, ia mengatakan bahwa setelah Constantinople, jika Ethereum diperdagangkan sekitar Rp 2,2 juta-an, penambang yang membayar Rp 1,000 per KWH akan mengalami kerugian.

Salah satu masalah utama yang terjadi di sekitar Ethereum dalam beberapa hari terakhir adalah terkait dengan Lubin berbicara tentang akhir pasar bearish yang dialami cryptocurrency. Dia juga menerima beberapa kritik karena beberapa laporan mengatakan bahwa ConsenSys akan memecat antara 50-60 persen karyawannya.

Pada saat penulisan ini, harga Ethereum berada di Rp 1,6 jutaan dan memiliki kapitalisasi pasar sebesar $11,8 miliar. Tetapi, harga uang digital tersebut tetap 90 persen turun dari puncaknya, yakni Rp 19 juta.

Baca Juga:   Pertukaran Nasional Thailand Mempersiapkan Peluncuran 2020 Untuk Platform Aset Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *